Jumat, 18 Desember 2015

Botok Mlanding

Botok Mlanding





Setiap lihat masakan botok mlanding ini langsung teringat Alm.Ibu saya. Ini masakan terakhir yang di buat Alm. Ibu untuk saya,anaknya. Sebelum jatuh sakit tak berdaya berjuang menahan sakitnya. Masih teringat betapa besar pengorbanan ibu membuat botok mlanding ini. Ketika itu saya hamil 4 bulan,anak kedua. Alhamdulillah gak mengalami mual tapi punya kebiasaan baru,suka sama makanan yang serba di kukus. Dirumah mengadakan acara 4 bulanan,ini juga desakan dari ibu dan bapak mertua untuk menggelar acara 4 bulanan. Alm.ibu sibuk membuat rempeyek kacang dan udang rebon untuk teman makan botok mlanding. Sibuk memantau pasar untuk membeli mlanding soalnya suka susah kalau lagi gak musim. Oh ya mlanding ini bahasa jawa yang artinya petai cina. Masih teringat jelas begitu bahagia senyum Alm.ibu melihat saya menyantap botok mlanding ini dengan lahap bersama nasi hangat ya saya bahagia juga mendapat buah tangan berupa botok mlanding. Selesai acara 4 bulanan ibu demam tinggi dan pingsan. 1 minggu dirawat diagnosa liver dan maag kronis. 2 minggu kami rawat di rumah berangsur angsur membaik. Sampai di hari rabu dinihari ibu pingsan,seluruh tubuh membiru. Ternyata kena serangan jantung. Alhamdulillah masih ada umur, 4 hari di rawat berangsur angsur membaik. Tapi dokter sudah memberi sinyal,ibu tidak akan bertahan lama,kami pihak keluarga harus siap ikhlas dan sabar jika suatu waktu terkena serangan jantung mendadak. Akhirnya setelah 2 minggu vonis dokter,ibu kembali kepada pemilikNya. Allahummaghfirrlaha warhamha wa'fuanha. 17 des 2014-17des 2015. Ini resep yang tersimpan rapih di memori ingatan saya. Tapi dari rasa masih jauh dari buatan ibu saya tapi paling tidak dari penampilan mengobati rindu saya terhadap Alm.ibu.

BOTOK  MLANDING

Bahan bahan:

2 buah paria,iris tipis
1/2 butir kelapa   parut muda
1/2ons daun melinjo
1/2ons mlanding    
1/2 ons  teri medan
5 buah cabai hijau iris serong

Bumbu bumbu 
5 siung bawang putih
3 siung bawang merah
1 ruas lengkuas
Daun salam beberapa helai
Sedikit terasi
Gula 
Garam

Cara membuat:

Bawang merah,bawang putih,terasi dan lengkuas di haluskan. 

Dalam wadah campur jadi satu,daun melinjo,mlanding,Teri medan,parutan kelapa,paria,irisan cabai hijau. 

Campur dengan bumbu halus,aduk sampai rata.Masukkan garam dan gula secukupnya sambil di cicip. Garam nya sedikit saja karena sudah ada teri medan. Nanti khawatir keasinan.

Ambil daun pisang, taruh 1/2 lembar daun salam di paling bawah.Beri 3 sendok makan adonan botok. Bungkus lalu semat dengan lidi. Lakukan sampai adonan botok habis.

Masak dengan cara dikukus selama 30 menit,angkat siap disajikan dengan nasi hangat.

Note:
Penggunaan terasi optional,karena fungsinya sebagai  penyedap. Bagi yang suka bisa pakai kencur sedikit. Biasanya pakai tempe semangit dan tomat hijau. Berhubung mang sayur gak bawa ya seadanya aja deh. Pesan Alm. Ibu saya,kalau pakai tomat hijau pemakaian garam,gula dan bumbu agak diperbanyak. Rasa tomat yang masam menutupi rasa  asin,manis dan  aroma bumbu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar